Kisah Sukses Mas Kartubi Dulu Tukang Tambal Ban Kini Jadi Bos Toko Ban

Kisah Sukses Mas Kartubi Dulu Tukang Tambal Ban Kini Jadi Bos Toko Ban

 

Orang sukses dalam dunia usaha butuh waktu dan juga kesempatan. Besar tidak tiba-tiba tetapi dibangun dari kecil penuh perjuangan dan juga rintangan serta modal kejujuran . Itulah yang dikatakan Kartubi owner “Niki Istana Ban” di jalur Kudus – Pati salah satu toko Ban dan Velg mobil terkenal di kota Kudus dan sekitarnya.

Kisah Sukses Mas Kartubi Dulu Tukang Tambal Ban Kini Jadi Bos Toko Ban

Ia merupakan sosok yang membabat alas usaha penjualan ban dan velg di daerah tersebut. Selain satu toko yang menjadi pusat penjualan yang ia tunggui sendiri masih ada lagi toko-toko lain di seputaran Jekulo yang ditunggui pegawainya. Bahkan beberapa pegawai dan mitra kerjanya juga membuka usaha sejenis di kota lain.

Kartubi yang asli warga Pecangaan Jepara mengatakan , sebelum membuka usaha penjualan ban dan velg ini ia sempat berganti-ganti profesi. Awalnya usai lulus di SMA Pecangaan ia bekerja sebagai pegawai salah satu SPBU di Kaliwungu Kudus. Beberapa tahun di Kaliwungu ia dipindahkan bosnya di SPBU Karawang Kudus. Dari perjalanan Kudus ke SPBU Karawang  itulah ia terus bepikir usaha apa yang cocok untuk menghidupi keluarganya kelak.

“ Nah setiap hari saya terus berpikir apakah saya harus jadi pegawai terus dengan gaji yang kecil . Kapan saya bisa membahagiakan keluarga kelak. Nah dari hasil pemikiran akhirnya terbersit untuk membuka usaha tambal ban seperti ayah saya di Pecangaan “, cerita Kartubi pada kabaredemak.com dan kabarseputarmuria.com.

Setelah bulat iapun  keluar dari pegawai SPBU untuk membuka usaha sendiri tambal ban. Modal pembelian peralatan dan juga sewa tempat berasal dari tabungannya sebagai pegawai SPBU. Ia mengontrak tempat di daerah Jekulo yang merupakan jalan besar yang setiap harinya dilewati kendaraan baik besar maupun kecil. Usaha tambal bannya berkembang pesat makin lama makin banyak pelanggannya.

“ Nah satu dua pelanggan ada yang membutuhkan ban dan velq , kesempatan itulah yang terus kami manfaatkan untuk mencari terobosan membuka usaha penjualan ban dan velg bekas . Dengan modal kejujuran itulah saya mencari patner kerja pemasok ban dan Velg bekas”, kata Kartubi.

Usaha penjualan ban dan Velgnya makin lama makin besar . Tempat yang dahulu kontrak karena pendekatan bisa dibelinya dari hasil usahanya. Semakin lama usahanya semakin besar seiring dengan permintaan pelanggan yang selalu naik. Toko satu berhasil dibuka selanjutnya melebarkan sayap di kanan kirinya. Awalnya sewa namun karena ada modal dan pemiliknya menjual maka iapun  membelinya.

“ Alhamdulillah kita buka usaha ya tahun 1998 lalu awal krisis moneter. Awalnya kecil tempatnyapun masih kontrak. Perlahan-lahan dengan modal kesungguhan dan kejujuran saat ini ya lumayanlah bisa kayak begini “, kata Kartubi yang hanya tamatan SMA merendah.

Meskipun hanya tamatan SMA namun berkat kerja keras dan kesungguhannya dalam berusaha Kartubi bisa membangun usaha yang cukup besar saat ini. Usahanya saat ini makin berkembang tidak hanya penjualan ban dan velg saja , namun usaha lain yang ada kaitannya dengan jasa perbaikan mobil .

Nah bagi anda yang membutuhkan Ban dan juga velg mobil anda bisa mampir ke toko Mas Kartubi “ Niki Istana Ban” di jalan Kudus – Pati. Di sana ada banyak usaha penjualan Ban dan Velg serupa namun ialah yang mengawali usaha itu. Oleh karena itu toko yang berlabel Istana Ban tidak hanya satu saja.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *